Pemanfaatan energi dari panel surya sering kali belum maksimal karena panel dipasang dengan posisi tetap. Kondisi ini membuat sudut datang cahaya matahari tidak selalu tegak lurus dengan permukaan panel, sehingga energi yang dihasilkan berkurang, terutama pada saat matahari bergerak di pagi dan sore hari. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan prototipe solar tracker otomatis berbasis mikrokontroler yang mampu menyesuaikan arah panel secara real-time mengikuti pergerakan matahari.
Capstone project ini tidak hanya memberikan solusi teknis untuk meningkatkan efisiensi energi surya, tetapi juga mendukung terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 mengenai ketersediaan energi bersih yang terjangkau, SDG 9 penerapan teknologi tepat guna yang inovatif untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. serta SDG 13 tentang upaya mitigasi perubahan iklim melalui pemanfaatan energi terbarukan.


Prototipe solar tracker otomatis berbasis mikrokontroler ini bekerja dengan prinsip pendeteksian intensitas cahaya dan penggerakan panel surya secara dinamis. Sensor LDR dipasang pada beberapa titik untuk mendeteksi perbedaan intensitas cahaya matahari dari berbagai arah. Data dari sensor kemudian diproses oleh Arduino Uno untuk menentukan posisi matahari dengan intensitas cahaya paling optimal. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, Arduino mengirimkan sinyal kendali ke motor servo MG995 yang bertugas menggerakkan orientasi panel agar selalu menghadap ke arah datangnya cahaya.
![]()
Selain itu, sistem dilengkapi dengan modul ESP32 yang memungkinkan pemantauan data secara nirkabel melalui koneksi Wi-Fi, sehingga kinerja sistem dapat diakses secara real-time. Untuk memastikan efisiensi energi, sensor INA219 digunakan untuk mengukur tegangan, arus, serta daya yang dihasilkan panel surya. Hasil pengukuran ini menjadi indikator apakah posisi panel sudah berada pada orientasi paling efisien. Agar rangkaian tetap stabil, digunakan modul LM2596 sebagai penurun dan penstabil tegangan, dengan dukungan kapasitor dan resistor yang berfungsi mengurangi noise serta menjaga kestabilan arus dan tegangan. Dengan prinsip kerja ini, panel surya dapat mengikuti pergerakan matahari sepanjang hari, sehingga energi yang diserap menjadi lebih optimal dibandingkan dengan sistem panel statis.
[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=6Yoi-7v88jI[/embedyt]
Poster-Prototipe-Sistem-Solar-Tracker-dengan-Monitoring-Internet-of-Things-IoT-berbasis-Blynk